Rabu, 14 November 2012

Menggunakan Suara Perut


Fitur orang yang suara diafragmanya terbentuk sejak kecil adalah ketika dia ngomong kemik-kemiknya (bahasa Bali) / komat kamit mulutnya sedikit bergerak dan nyaris tak terlihat pergerakannya. Tapi walau sedikit mulutnya bergerak yang keluar hasilnya terdengar begitu jelas dan berenergi. Contoh orang Indonesia yang suara diafragmanya terlihat seperti itu adalah Wiranto mantan Menhankam Pangab. Dan contoh lain Anda bisa lihat dikampung Anda ada nggak?

Tapi lihatlah ada orang yang buka tutup mulut begitu lebar sampai kelihatan gusi dan giginya toh suara yang keluar tidak nyaring.
 Contoh orang seperti ini pasti banyak kita temui. 
Lihatlah ketika orang ngeMC acara hiburan music ada yang teriak bertenaga selesai ngeMC mungkin bisa kunang-kunang matanya.
 Ini karena ia terlalu over menggunakan energi dari tenggorokan.

Tidak semua orang yang suara perutnya bangkit selalu kemik-kemik bibirnya sedikit adakalanya mulutnya harus dibuka lebar diafragma baru muncul.
 Fitur khusus orang ketika menggunakan suara perut terkadang beda. 
Tujuan utama melatih atau menggunakan suara perut bukan untuk membuat suara besar tapi bertujuan agar suara yang kita keluarkan punya power dengan tenaga minim.
 
Sekarang bagaimana nasib mereka yang tidak punya suara diafragma sejak lahir? SAYA juga termasuk yang tidak bangkit secara alami.
 Golongan seperti ini harus melakukan dengan latihan. 
Manfaat yang lansung didapat ketika menggunakan suara perut adalah TIDAK CAPEK DAN KELUAR TENAGA terutama untuk penyiar dan Voice Over Talent maupun penyanyi sangat bermanfaat.
 
Teori membangkitkan suara diafrgama sangat banyak jadi silahkan dicoba dari berbagai teori yang Anda temukan.
 Guru-guru les vocal menyanyi biasanaya jago untuk urusan melatih suara diafrgama. 
Berikut adalah pengalaman saya semoga bisa dipakai untuk bangkitkan suara perut.
 Saya pakai dua jurusan cara pertama dan cara kedua. Sbb: CARA PERTAMA: menurut apa yang pernah diajarioleh sang guru dan juga seperti yang kutip dari berbagai sumber juga saya praktekan selama ini CARA KEDUA: teori saya sendiri yang saya tempuh secara rutin tanpa ada yang mengajari.


Baillah Kitamulai dengan CARA PERTAMA 
a.
 Ucapkan huruf vokal A, I, U, E, O dengan panjang-panjang. Contoh: tarik napas, lalu berikan AAAAAaaaaaaaaaaaaa ... (dengan bulat), terus, sampai habis nafas dan batuk-batuk. Dilanjutkan lagi untuk huruf lainnya dengan cara yang sama. Lakukan dengan rileks jangan tegang untuk hasil yang terbaik. Biasa kalau baru latihan ia akan merasakan mata kunang-kunang. 
Ucapkan semua hurup vokal tersebut dari nada rendah, lalu naik sampai aaaaaaaaaaa ... nada tinggi.
 Lakukan dengan rileks jangan tegang untuk hasil yang terbaik c. Ambil napas pelan-pelan. Ketika diafragma dirasa udah penuh, buang pelan-pelan. Untuk menambah power, buang nafas itu, hela dengan cara berdesis: ss ... ss ... ss ... (putus-putus), seperti memompa isi udara keluar. Akan tampak diafragma Anda bergerak. Lakukan dengan rileks jangan tegang untuk hasil yang terbaik d. Saat mengambil napas, bahu jangan sampai terangkat. Kalau terangkat, berarti Anda bernapas dengan paru-paru. Contoh: ketika orang sedang ambil napas mendadak karena kaget, ia akan mengambil napas dengan paru-paru. Makanya, orang kaget suka megang dada. Alangkah bagusnya latihan ini diudara terbuka dan pelatihan ini juga bermanfaat untuk kesehatan. Seorang presenter Bali Tv dr Ngurah Putra mengatakan kebiasaan bicara dengan suara diafragma akan mengurangi pengeroposan tulang. Tapi ketika dokter itu saya tanya apakah Anda bisa gunakan suara diafragma dia jawab tidak namun ia berkeinginan kuat untuk belajar membangkitkan suara tersebut karena kepentingan untuk siaran. Anand Krishna seorang pakar meditasi beliau mempraktekan pengucapan kata A, Udan M untuk kesehatan. teorinya sama ucapkan Aaaaa sepanjang-panjangnya sampai terhenti dan ucapan uuuu sampai terhenti. begitu pula dengan hurup uuuu. Dan kobminasi AaaaaUuuuuuMmmmmm (aum) sepanjang-panjangnya sampai terhenti. Ini juga mampu bangkitkan Diafrgama seklaigus kesehatan. Kita coba CARA KEDUA Cara kedua adalah versi teori temuan saya (yang nggak pernah mengenyam latihan vokal di sekolah penyiar dan penyanyi) pada dasar pengalaman sendiri atau dalam bahasa saya dituntun oleh insting alam adalah: Maaf saya bercerita dulu ya .... suatu hari ketika saya masih duduk di bangku SMP saya punya kebiasaan suka dengar penyiar dengan suara berat. Karena saat itu mungkin saya belum masuk pubertas maka suara saya masih kecil. Tapi saya berjuang melakukan dengan cara saya sendiri tanpa ada yang mengajari:
Pertama: Ketika saya membaca apapun dengan suara keluar saya menekuk LEHER KEBAWAH sambil membaca DENGAN SUAR KELUAR lalu bayangkan energi dari perut bagian atas. saat itu ternyata saya mampu menambah ketebalan suara menjadi kurang lebih 30 persen. Saya lakukan ini satu sampai 2 bulan. Lama kelamaan tanpa leher kita menekuk ketebalan suara itu sudah kita rasakan.Bila selama 2 bulan belum tebal juga lakukan satu bulan lagi. Perlu diketahui bahwa membangkitkan suara perut tujuan utama sebenarnya bukan untuk menciptakan ketebalan suara tapi mengurangi energi yang keluar tapi suara yang dihasilkan punya power. Bila ketebalan itu tercipta itu merupakan bonus yang tidak setiap orang bisa menerimanya ini terutama untuk laki-laki.
Termasuk saya secara pribadi tujuannya agar suaralebih ringan dan menjadi tebal. Untuk perempuan tentu tujuannya bukan menciptakan suara agar ngebas atau gede.
KEDUA: Ketika bangun pagi ada kecenderungan suara setiap orang saya teliti kok agak tebal. Pertanyaan ini membuat ide tersendiri maka dari itu saya sengaja lakukan tindakan berikut: Ketika BANGUN PAGI JANGAN MINUM ATAU KEMASUKAN MAKANAN APAPUN dahulu. Pagi-pagi bangun tidur biasanya suara kita begitu tebal. . tapi langsung ambil koran membaca berita koran DENGAN SUARA KELUAR terasa suara begitu tebal .. silahkan coba. Kalau ada nyanyian .... bangun tidur ... ku terus mandi tidak lupa .. menggosok gigi. Itu diganti dengan prinsip bangun tidur kuterus baca jangan sampai minum dan makan ... 
Ketiga ... Ketika melakukan Nomor kesatu dan kedua, lakukan dengan rileks bayangkan energi muncul diantara perut dan dada atau perbatasan antara dan dan perut.
 
Insya Allah ketika kebiasaan ini dilakukan lama-kelamaan ketika bersuara tanpa menekuk leher lagi dan tanpa latihan poin kedua kita sudah bisa menggunakan suara diafragma hanya diniatkan SAJA kalau dalam bahasa komputer tinggal di ENTER saja.