Kamis, 20 Desember 2012

Jenis Klasifikasi Echinodermata



Filum Echinodermata dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, Crinoidea, Concentricycloidea, dan Holothuroidea.
a. Ciri-ciri Asteroidea
Asteroidea merupakan classis dari phylum Echinodermata yang struktur tubuhnya membentuk segilima. Classis ini dikenal juga sebagai bintang laut. Pada permukaan tubuhnya terdapat duri-duri pendek dan tumpul. Duri-duri ini berasal dari endoskeleton. Tubuh Asteroidea yang berbentuk bintang ini berpusat pada cakram pusat. Contoh hewan classis Asteroidea adalah bintang laut (Asterias forbesi) (Gambar 7.28).
Bintang laut (Asterias forbesi) adalah contoh dari classis AsteroideaGambar 7.28 Bintang laut (Asterias forbesi) adalah contoh dari classis Asteroidea
Seperti asterozoans lainnya, asteroid memiliki rencana berbentuk bintang karakteristik tubuh yang terdiri dari disk pusat dan beberapa (biasanya 5) memancar senjata. Para Asteroidea (juga dikenal sebagai bintang laut) adalah yang paling beragam dan akrab dari Echinodermata, termasuk lebih dari 1800 spesies dari setiap cekungan samudera di dunia, termasuk Atlantik, Hindia, dan Pasifik serta Kutub Utara dan Samudra Selatan, mendiami intertidal sampai 6000 m pengaturan abyssal.
b. Ciri-ciri Echinoidea
Pada umumnya, classis Echinoidea memiliki bentuk tubuh seperti bola dan ada beberapa yang berbentuk pipih. Classis yang berbentuk bulat, pada bagian permukaan tubuhnya dipenuhi dengan duri-duri yang panjang. Classis ini juga tidak memiliki lengan. Contoh classis Echinoidea yang berbentuk bulat, yaitu landak laut (Arbacia punctulata) dan bulu babi (Diadema saxatile).
Gambar 7.30 Contoh spesies dari classis Echinoidea. (a) Landak laut (Arbacia punctulata) dan (b) Dolar pasir (sand dollar).
Gambar 7.30 Contoh spesies dari classis Echinoidea. (a) Landak laut (Arbacia punctulata) dan (b) Dolar pasir (sand dollar).
Sama halnya dengan Echinoidea yang berbentuk bulat, Echinoidea yang tubuhnya pipih juga tidak memiliki lengan, contohnya Sand dollar (dolar pasir). Hewan Echinoidea tubuhnya tanpa tangan dan berbentuk hampir bulat atau gepeng. Rangkanya disusun dari keping-keping zat kapur. Landak laut atau disebut juga bulu babi (Echinoidea) merupakan hewan yang biasanya hidup di 1. daerah pantai 2. atas batu karang 3. dasar laut 4. dalam lumpur 5. sumur-sumuran daerah pantai 6. muara sungai (dengan membenamkan diri di tanah liat atau di bawah karang). Hewan-hewan yang termasuk kelas ini berbentuk bundar tak berlengan, tetapi memilki duri yang dapat digerakkan. Contoh Echonoidea:
  1. Diadema antillarum
  2. Strongylocentrotus (berbentuk bola)
  3. Spatangus (berbentuk oval)
  4. Echinarachnius (berbentuk seperti uang logam) yang sering disebut dolar pasir.
c. Ciri-ciri Ophiuroidea
Ophiuroidea disebut juga bintang ular laut (ophio = ular). Struktur tubuh classis Ophiuroidea mirip dengan Asteroidea, yaitu seperti bintang. Akan tetapi, Ophiuroidea memiliki lengan yang lebih pipih dan fleksibel dibandingkan dengan classis Asteroidea. Lengan Ophiuroidea apabila putus dapat tumbuh kembali karena memiliki daya regenerasi yang tinggi. Ophiuroidea merupakan hewan yang hidup di laut dangkal sampai laut dalam. Mereka aktif pada malam hari dan makanannya berupa udang-udangan, Mollusca, sampah, dan sisa organisme lain. Hewan ini tubuhnya mempunyai lima tangan yang dapat digerakkan. Contoh spesies dari classis ini adalah Ophiopholis aculeatadan Ophiothrix flagilis dan bintang ular.
d. Ciri-ciri Crinoidea
Crinoidea disebut juga lili laut. Salah satu classis dari phylum Echinodermata ini memiliki morfologi seperti tumbuhan. Tubuh Crinoidea adalah simetri radial. Hewan Holothuroidea juga memiliki lengan berjumlah lima atau kelipatannya dan terdiri atas cabang-cabang kecil yang disebut pinula. Lili laut hidup pada kedalaman kurang lebih 100 m. Contoh spesies Holothuroidea adalah Metacrinus rotundus (Gambar 7.31a).
Gambar 7.31 (a) Contoh spesies classis Crinoidea, yaitu Metacrinus rotundus dan (b) Holothuria atra merupakan contoh spesies dari classis Holothuroidea.
Gambar 7.31 (a) Contoh spesies classis Crinoidea, yaitu Metacrinus rotundus dan (b) Holothuria atra merupakan contoh spesies dari classis Holothuroidea.
Hewan Crinoidea tubuhnya mempunyai lima tangan yang bercabang-cabang. Bentuk tubuh Crinoidea dapat menyerupai bunga lili, bunga bakung, atau bulu burung. Crinoidea hidup dengan cara menempel di dasar laut dan dapat membentuk taman laut. Crinoidea lebih sering ditemukan menempel, meskipun dapat berenang secara bebas. Jenis-jenis dan jumlahnya lebih banyak ditemukan sebagai fosil.
e. Ciri-ciri Holothuroidea
Holothuroidea disebut juga mentimun laut atau teripang. Classis terakhir dari phylum Echinodermata ini, memiliki tubuh yang lunak dan tidak berduri. Mulut dan anus terletak pada bagian kutub yang berlawanan. Bagian mulut Holothuroidea dikelilingi oleh tentakel-tentakel pendek. Tentakel tersebut berfungsi membantu memasukkan makanan ke dalam mulut. Contoh spesies classis ini adalah Holothuria atra (Gambar 7.31b). Hewan Holothuroidea hidup di dasar laut dengan cara bersembunyi di lumpur atau pasir. Bentuk tubuhnya seperti ketimun atau memanjang. Tubuhnya tidak kaku, tetapi fleksibel dan lembut karena rangkanya direduksi berupa butir-butir kapur di dalam kulit. Hewan Holothuroidea bergerak dengan tiga baris kaki pembuluh yang terdapat pada permukaan bawah (ventral) dan dua baris kaki pembuluh dorsal dipakai untuk bernapas. Selain itu, ada alat napas yang disebut paru-paru air. Contoh Holothuroidea adalah teripang dan timun laut.